Perekonomian Indonesia (1)

1. Gambar dan jelaskan pelaku-pelaku ekonomi secara makro ( Circular Flow activity)!
2. Sebutkan dan jelaskan Sistem perekonomian yang ada?
3. Sebutkan dan jelaskan sistem perekonomian yang ada di Indonesia.

 

Jawaban :

1. Pelaku ekonomi secara makro digambarkan melalui diagram alir melingkar atau yang biasa disebut circular flow diagram seperti berikut ini.

Picture1

Dalam diagram alir melingkar atau circular flow diagram dapat terlihat hubungan saling ketergantungan antar pelaku ekonomi.

  • Rumah tangga keluarga membeli barang atau jasa dari perusahaan. Sebaliknya perusahaan membeli faktor-faktor produksi dari rumah tangga keluarga.
  • Perusahaan dan rumah tangga keluarga membayar pajak kepada pemerintah yang selanjutnya pajak tersebut digunakan untuk membangun sarana dan prasarana demi kepentingan perusahaan dan rumah tangga keluarga. Seperti contoh pada diagram, (a) pajak digunakan untuk rumah tangga keluarga seperti membayar gaji pegawai dan pelayanan publik. Sedangkan (b) pajak digunakan untuk perusahaan seperti subsidi dan belanja pemerintah.
  • Ketiga pelaku ekonomi di dalam negeri ini selanjutnya berinteraksi dengan masyarakat luar negeri yaitu dengan kegiatan impor dan ekspor melalui pasar luar negeri atau secara langsung.

 

2. Sistem perekonomian ada 4 macam, yaitu :
a. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi ini diterapkan oleh masyarakat tradisional. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun. Umumnya produksi lebih mengandalkan alam dan tenaga kerja. Hasil produksi pun hanya terbatas untuk keluarga atau kelompok.
Sehingga dapat disimpulkan ciri-ciri system ekonomi tradisional sebagai berikut :

  • Teknik produksi dipelajari turun temurun dan bersifat sederhana
  • Sedikit menggunakan modal
  • Pertukaran dilakukan menggunakan sistem barter
  • Belum mengenal pembagian kerja
  • Tanah merupakan tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran

b. Sistem Ekonomi Komando/Terpusat/Sosialis/Perencanaan
Pada system ekonomi ini peran pemerintah sangat dominan, sedangkan peran masyarakat atau pihak swasta sangat kecil. Pemerintah menentukan hampir seluruh kegiatan ekonomi. Secara umum negara yang mendekati system ekonomi ini adalah negara-negara sosialis seperti Kuba dan Cina.
Ciri-ciri system ekonomi terpusat adalah :

  • Semua alat dan sumber daya produksi dimiliki dan dikuasai oleh Negara
  • Rakyat tidak memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan
  • Kebijakan pemerintah diatur oleh pemerintah

Kelebihan :

  • Karena perekonomian ditangani pemerintah, pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi dan pengangguran
  • Relative mudah melakukan distribusi pendapatan
  • Jarang terjadi krisis ekonomi

Kekurangan :

  • Mematikan inisiatif individu untuk berkembang dan maju
  • Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
  • Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memiliki sumber daya

c. Sistem Ekonomi Pasar/Liberalis
Pada system ekonomi ini, kegiatan ekonomi dilakukan oleh pihak swasta. Pemerintah hanya mengawasi dan melakukan kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara saja. Penganut yang mendekati system ekonomi ini secara umum adalah negara-negara liberal seperti Hongkong dan Amerika Serikat.
Ciri-ciri system ekonomi liberalis :

  • Semua sumber produksi menjadi milik masyarakat
  • Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung
  • Masyarakat terdiri dari 2 golongan yaitu pemilik sumber daya dan penerima kerja
  • Timbul persaingan dalam masyarakat akibat konsekuensi adanya kebebasan dalam memiliki sumber produksi
  • Setiap kegiatan ekonomi didasarkan atas pencarian keuntungan
  • Kegiatan ekonomi mempertimbangkan keadaan pasar

Kelebihan :

  • Menumbuhkan inisiatif individu untuk berkembang dan maju karena setiap inidividu memiliki kebebasan dalam memiliki sumber produksi
  • Menghasilkan barang bermutu tinggi karena adanya persaingan

Kekurangan :

  • Sulit melakukan pemerataan pendapatan
  • Sering muncul monopoli yang merugikan masyarakat
  • Sering terjadi gejolak perekonomian

d. Sistem Ekonomi Campuran
Pada system ekonomi ini pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah perekonomian. Kegiatan ekonomi diserahkan kepada kekuatan pasar, namun pada batas tertentu pemerintah tetap melakukan kendali dan campur tangan. Pada dasarnya, tidak ada negara yang menganut system ekonomi sosialis dan liberalis secara murni. Kenyataannya, saat ini ada kecenderungan yang semakin meningkat dari berbagai negara untuk menuju ke arah system ekonomi campuran.

 

3. Sistem perekonomian Indonesia
Sistem perekonomian Indonesia sebelum orde baru
a. Masa Demokrasi Liberal (1950-1957)
Masa dimana dalam politik maupun system ekonomi memakai prinsip liberal. Perekonomian diserahkan pada kekuatan pasar. Namun, pengusaha pribumi saat itu masih lemah bila dibandingkan dengan pengusaha non pribumi seperti pengusaha Cina sehingga pada akhirnya system tersebut hanya memperburuk keadaan perekonomian Indonesia yang baru merdeka.

b. Masa Demokrasi Terpimpin (1960-orde baru)
Sebagai akibat dari dekrit presiden 5 Juli 1959, maka Indonesia menjalankan sistem demokrasi terpimpin dan struktur ekonomi Indonesia menjurus pada sistem etatisme ( segala-galanya diatur oleh pemerintah ).
Keadaan ekonomi Indonesia pada 1950 sampai 1965 ini telah diisi program-program dan rencana ekonomi pemerintah seperti program Banteng, program Sumitro Plan, rencana lima tahun pertama dan rencana delapan tahun. Akan tetapi, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah di masa ini belum mampu memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia yang tingkat inflasinya tinggi.

Sistem Perekonomian Indonesia saat Demokrasi Ekonomi
Demokrasi Ekonomi biasa juga disebut dengan Sistem Ekonomi Pancasila ( SEP ). Sistem ekonomi pancasila mengambil beberapa kelebihan serta berusaha mengurangi kelemahan dari sistem ekonomi kapitalis dan ekonomi sosialis.
Demokrasi Ekonomi atau Sistem Ekonomi Pancasila dipilih karena memiliki ciri-ciri positif yaitu : (Suroso,1993)
a. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan
b. Kekayaan alam dikuasai negara dan digunakan untuk kepentingan dan kemakmuran masyarakat
c. Masyarakat memiliki kebebasan untuk memilih pekerjaan
d. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat
e. Potensi, inisiatif dan daya kreasi masyarakat dikembangkan sepenuhnya dalam batas tidak merugikan kepentingan masyarakat
Dengan demikian, perekonomian Indonesia tidak mengizinkan adanya system liberalis, etatisme, dan monopoli.

 

SUMBER
• S, Alam. 2004. Ekonomi SMA untuk kelas X. Jakarta : PT Gelora Aksara Pratama
http://elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36
http://josephinejoe.wordpress.com/2013/03/14/sistem-perekonomian-di-indonesia/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s